Tentang Menjadi Kreatif

Setiap mendengar kata kreatif, beberapa hal yang langsung terlintas di pikiran adalah: designer, musisi, illustrator, penulis, dan atribut lainnya yang dekat dengan karya. Ya, banyak orang yang menjadikan kreatif dan karya sebagai satu paket. Satu hal yang tidak salah, tapi juga tidak selalu benar. Pasalnya, karya yang kemudian datang satu paket dengan kata kreatif, sering mengalami penyempitan makna sebagai karya-karya yang bisa dinikmati di social media. Entah itu karya visual, audio maupun audio visual.

Sebagai orang yang tidak memiliki kemampuan dalam memproduksi karya visual, audio maupun audio visual, saya sering merasa saya tidak kreatif. Skill design di bawah rata-rata, menggambar apalagi. Di ranah audio visual (video, motion) tidak perlu dibahas, jauh dari predikat mampu. Apakah kreatif hanya sesempit itu? Sering merenungkan hal ini dan baru semalam saya mendapatkan insight yang cukup menarik untuk menjawab renungan panjang ini.

Tatuk Marbudi, di sela sesi obrolan ringan semalam mencetuskan satu premis sederhana tapi cukup menohok.
“Kreatif itu modalnya cuma niat, tekad dan nekat!”

Premisnya sangat sederhana. Meniadakan syarat-syarat berbau kekaryaan yang sering menjadi momok untuk bisa menyandang predikat kreatif. Tidak disebutkan bahwa kreatif hanya berlaku di koridor-koridor tertentu. Tidak disebutkan bahwa kreatif harus datang dengan label khusus, seperti grafis, illustrasi, dan sebagainya. Kreatif hanya tentang sebuah sikap dan mindset. Sikap dan mindset yang terus mengobservasi segala permasalahan dan kesempatan yang ada. Kreatif, adalah cara untuk menyikapi masalah. Kreatif adalah sebuah semangat untuk terus melakukan eksplorasi. Kreatif adalah keberanian untuk mengeksekusi ide yang ada menjadi sebuah hal konkrit. Kreatif bukan tentang hasil, tapi proses eksplorasi, eksekusi dan evaluasi dalam hal apapun. Sikap optimis dalam mendobrak berbagai halangan di depan mata adalah semangat utama dari kreativitas. Makanya, niat, tekad dan nekat adalah basic requirement bagi kreativitas. It’s about taking the opportunity. It’s about making things happens.